Google

Minggu, 13 Januari 2008

Candlestick Chart

Candlestick adalah jenis chart yang paling sering digunakan. Dengan candlestick chart kita dapat dengan mudah membaca kondisi pasar.

Dengan melihat pola dan tipe candlestick kita dapat melihat tanda-tanda awal reversal atau pembalikan arah.


Di antara sekian banyak pola & tipe candlestick, yang terpenting adalah :
• Morubozu
• Spinning Tops
• Doji
• Hammer & Hanging Man atau Shooting Star dan Evening Star
Marubozu adalah bar full body tanpa shadow. Biasanya merupakan indikasi awal suatu trend akan berkelanjutan.


Spinning tops yaitu bila body lebih pendek daripada shadow dan berada di tengah-tengah. Body yang pendek menunjukkan sedikit terjadi pergerakan harga dari open hingga close, shadow menunjukkan selama sesi harga aktif bergerak naik dan turun. Spinning tops setelah bar panjang biasanya berpotensi akan terjadi perubahan arah trend.


Doji terjadi apabila harga open sama dengan harga close sehingga body hanya membentuk suatu garis.


Sebuah tanda Doji setelah Bar Putih (bullish bar = naik) berindikasi trend naik akan segera berakhir, tetapi indikasi ini harus dikonfirmasi dahulu dengan munculnya bar hitam (bearish bar = turun) begitu pula sebaliknya.


Hammer dan Hanging Man dapat juga dijadikan indikasi pembalikan arah trend seperti terlihat pada gambar di bawah, indikasi ini harus dikonfirmasi juga dengan bar yang terjadi setelahnya. Syarat Hammer dan Hanging Man adalah Shadow harus lebih panjang dibandingkan body.


Indikasi yang ditunjukkan oleh candlestick dapat dijadikan sebagai indikasi awal pergerakan harga tetapi tidak bisa dijadikan sebagai acuan trend karena hanya mengindikasikan pergerakan untuk beberapa candle kedepan.

Tidak ada komentar: